Jumat, 23 Oktober 2015

Mengenai Teks Eksemplum

                                                  

                                 

1. Pengertian

         Teks eksmplum adalah jenis teks rekaan yang berisi insiden yang menurut partisipannya tidak perlu terjadi.Secara pribadi, partisipan menginginkan insiden itu dapat diatasi, tatapi ia tidak dapat berbuat apa-apa.

2.Struktur 
      a). Orientasi ;Merupakan bagian awal teks yang membicarakan tokoh utama dalam teks tersebut,juga dapat dikatakan pengenalan tokoh dalam cerita.
      b).  Insiden  ;merupakan peristiwa yang berisi persoalan yang dihadapai oleh Putri Tangguk di dalam kehidupannya. Insiden yang dialaminya menjadi deretan persoalan yang akhirnya akan memberikan konsekuensi terhadap langkah yang ditempuhnya. Reaksi individu tokoh utama yang timbul akibat peristiwa yang dialami berisi pesan moral yang tidak terkait dengan tokoh utama, tetapi terkait dengan pendengar atau pembaca yang menjadi partisipan. Oleh karena itu, insiden ini disebut juga komplikasi. 
      c).   Interpretasi ;interpretasi merupakan evaluasi dan akibat terhadap pilihan yang dilakukan tokoh,sehingga memberi pembelajaran pada dirinya. Bagian ini merupakan pandangan penulis terhadap peristiwa dan kejadian yang dialami pelaku dan diharapkan akan menjadi pesan moral bagi partisipan.

3. Ciri-ciri
    a). Berisi peristiwa yang tidak diinginkan terjadi
    b). Menunjukkan urutan peristiwa
    c). Menggunakan bahasa naratif
    d). Mempunyai struktur lengkap,yaitu : orientasi,insiden,dan interpretasi
   
4. Karakteristik 
    a). Berisi peristiwa yang tidak sering terjadi
    b). Peristiwa merupakan hal yang tidak diinginkan
    c). Menimbulkan penyesalan bagi partisipan(tokoh)
    d). Mengandung nilai-nilai yang disarankan oleh peristiwa  
         
                 Contoh Teks Eksemplum
  
                                                              Pak Lebai

     Pak Lebai adalah seorang guru agama yang hidup di tepi sungai di sebuah desa di Sumatra Barat. Pada suatu hari ia mendapat undangan pesta dari dua orang kaya yang tinggal di desa-desa tetangga.

     Pesta tersebut diadakan pada hari dan waktu yang bersamaan. Pak Lebai mempertimbangkan untung rugi kedua undangan tersebut.Ia berpikir bahwa kalau ia pergi ke pesta di desa hulu sungai, tuan rumah akan memberinya hadiah dua kepala kerbau.. Kalau pergi ke desa hulu sungai, dia belum begitu kenal dengan tuan rumah yang mengundangnya itu. Menurut informasi, masakan orang-orang di desa hulu sungai tidak seenak masakan orang-orang di desa hilir sungai.Kalau ia pergi ke pesta di hilir sungai, ia akan mendapat hadiah satu kepala kerbau yang dimasak dengan enak. Ia juga kenal betul dengan tuan rumah tersebut.Tuan rumah juga akan memberi tamu-tamunya tambahan kue-kue. 
        Pak Lebai berpikir keras untuk mendapatkan semuanya. Beberapa saat kemudian, Pak Lebai cepat-cepat mengayuh perahunya menuju desa hulu sungai. Ia datang lebih cepat dari tetangganya. Karena Pak Lebai datang lebih awal ketika pesta belum mulai. Dia tidak mendapat apa-apa. Apalagi dia tidak begitu kenal dengan orang yang mengundangnya. Pak Lebai pun memutuskan untuk segera pergi menuju desa hilir sungai. Ia mengayuh perahunya dengan cepat karena tidak ingin terlambat.
          Ketika sampai di sana, pesta sudah selesai. Hati Pak Lebai sangat sedih karena Pak Lebai juga tidak mendapat kepala kerbau dan kue-kue. Pak Lebai duduk lemas dalam perahunya karena tidak mendapat apa pun. Dia tidak dapat berbuat apa-apa karena kedua pesta itu tidak dapat dihadirinya.

Hikmah yang dapat diambil adalah bahwa manusia tidak boleh serakah dalam menjalani hidup ini.
  • Orientasi terdapat pada paragraf ke 1
  • Insiden terdapat pada paragraf ke 2,3,dan 4
  • Interpretasi terdapat pada paragraf ke 5